Sunday, March 20, 2016

Contoh Teks Negosiasi Singkat Beserta Strukturnya

Pembeli : Selamat siang pak
Penjual   : Selamat siang kembali. Maaf ada yang bisa saya bantu ?
Pembeli : Saya ingin beli jaket. Ada gak jaket hitam yang bahan dasarnya dari kain katun ?
Penjual : Wah ada mas, silahkan tinggal pilih saja yang paling cocok.
Pembeli : Kalau yang ini harganya boleh ditawar pak ?
Penjual : Ooh, boleh mas. Memangnya mau ditawar berapa ?
Pembeli : 450 ribu boleh pak ?
Penjual : Wah maaf mas, harga segitu belum boleh. Ini kualitas bagus, impor dari Prancis. Harga pasnya 700 ribu mas. Itu sudah diskon 10% mas.
Pembeli : 600 ribu gimana pak ?
Penjual : Maaf mas, masih belum boleh. Ya sudah ini penawaran terakhir, 650 ribu.
Pembeli : Ya sudah pak, saya sepakat.
Penjual : Terimakasih banyak mas, untuk pembayarannya di kasir ya mas. ( Pembeli lalu membayar uang di kasir lalu pergi meninggalkan toko dengan membawa jaket yang baru dibelinya )

    
STRUKTUR TEKS NEGOSIASI

Orientasi :
Pembeli : Selamat siang pak
Penjual : Selamat siang kembali. Maaf ada yang bisa saya bantu ?
Permintaan :
Pembeli : Saya ingin beli jaket. Ada gak jaket hitam yang bahan dasarnya dari kain katun ?
Pemenuhan :
Penjual : Wah ada mas, silahkan tinggal pilih saja yang paling cocok.
Penawaran :
Pembeli : Kalau yang ini harganya boleh ditawar pak ?
Penjual : Ooh, boleh mas. Memangnya mau ditawar berapa ?
Pembeli : 450 ribu boleh pak ?
Penjual : Wah maaf mas, harga segitu belum boleh. Ini kualitas bagus, impor dari Prancis. Harga pasnya 700 ribu mas. Itu sudah diskon 10% mas.
Pembeli : 600 ribu gimana pak ?
Penjual : Maaf mas, masih belum boleh. Ya sudah ini penawaran terakhir, 650 ribu.
Persetujuan :
Pembeli : Ya sudah pak, saya sepakat.
Pembelian :
( Pembeli lalu membayar uang di kasir )
Penutup :
( Pembeli lalu pergi meninggalkan toko dengan membawa jaket yang baru dibelinya )

Contoh Teks Negosiasi Singkat Beserta Strukturnya

Penjual: Permisi, ada yang bisa saya bantu?
Pembeli: Iya, ini mbak.
Penjual: Apa mbak,mau beli apa?
Pembeli: Sepatu slop mbak.
Penjual: Oh sepati slop,ini mbak mari( sambil mengantar pembeli ke tempat sepatu).
Pembeli: Oh iya mbak(sambil melihat-lihat sepatu slopnya).
Penjual: Jadi yang mana mbak?
Pembel: Yang ini mbak(sambil menunjuk sepatu slop hitam yang dipilihnya?).
Penjual: Ini jadi ukuran berapa mbak?
Pembeli: Ini jadi ukuran yang 38 mbak.
Penjual: Oh iya mbak sebentar…( sambil mencarikan ukuran yang sesuai ketentuan pembeli).
Pembeli: Iya mbak.
Penjual: Ini adanya yang ukuran 39 mbak yang 38 kosong mbak.
Pembeli: Iya mbak. Saya coba dahulu.
Penjual: Iya mbak.
Pembeli: Jadinya … berapa mbak harganya yang ukuran 39 ini mbak?
Penjual:  75 ribu mbak.
Pembeli: Tidak boleh kurang apa mbak?. Dilantai 1 harganya 65.000 ribu lho mbak??
Penjual: Di bawah harga pas kan mbak? Tapi kalau disini boleh kurang mbak. Ya beli disini saja mbak,  kurang dikit boleh mbak??
Pembeli: 50.000 ribu,bagaimana mbak?
Penjual: Wah.. kalau itu belum boleh mbak. Naik sedikit mbak?
Pembeli : 53.000 bagaimana mbak?
Penjual: Ya sudah, sebenarnya ini belum boleh.tapi untuk mbak boleh lah.. apa mau beli yang lain mbak?
Pembeli: Ya sudah ini saja mbak.
Penjual: Apa mau dikardusi sekalian dibungkus agar terlihat bagus dan baru( sambil tersenyum)
Pembeli: Terserah mbak( sambil menyerahkan uang 53.000 ribu)
Penjual: Ini mbak sepatunya(menyerahkan sepatu)
Pembeli: Ya terima kasih.
Penjual: Terima kasih.


Struktur Teks Negosiasi
Orientasi:
Penjual: Permisi, ada yang bisa saya bantu?
Pembeli: Iya, ini mbak.
Penjual: Apa mbak,mau beli apa?
Permintaan:
Pembeli: Sepatu slop mbak.
Pembeli: Ini jadi ukuran yang 38 mbak.
Pemenuhan:
Penjual: Ini adanya yang ukuran 39 mbak yang 38 kosong mbak.
Penawaran:
Pembeli: Jadinya … berapa mbak harganya yang ukuran 39 ini mbak?
Penjual:  75 ribu mbak.
Pembeli: Tidak boleh kurang apa mbak?. Dilantai 1 harganya 65.000 ribu lho mbak??
Penjual: Di bawah harga pas kan mbak? Tapi kalau disini boleh kurang mbak. Ya beli disini saja mbak,  kurang dikit boleh mbak??
Pembeli: 50.000 ribu,bagaimana mbak?
Penjual: Wah.. kalau itu belum boleh mbak. Naik sedikit mbak?
Pembeli : 53.000 bagaimana mbak?
Pembelian:
Pembeli: Ya sudah ini saja mbak.
Penjual: Apa mau dikardusi sekalian dibungkus agar terlihat bagus dan baru( sambil tersenyum)
Pembeli: Terserah mbak( sambil menyerahkan uang 53.000 ribu)
Penutup:
Pembeli: Ya terima kasih.
Penjual: Terima kasih.

Teks Negosiasi Antara Pengusaha dan Pihak Bank

1.Pengusaha    : ”Selamat siang. ”
2.Pihak Bank   : ”Selamat siang. Ada yang bisa saya bantu? ”
3.Pengusaha    : ”Ya, saya ingin bertemu dengan kepala bagian kredit. ”
4.Pihak Bank   : ”Mari saya antar. ” (menuju ke ruang kepala bagian kredit) 
5.Pengusaha    : ”Begini pak. Saya akan mengembangkan usaha saya, jadi saya akan mengajukan   kredit

6.Pihak Bank   : ”Berapa jumlah uang yang Anda butuhkan untuk mengembangkan usaha Anda? ”
7.Pengusaha    : ”Saya membutuhkan dana sebesar 200 jt. bisakah saya mendapatkan pinjaman itu?”
8.Pihak Bank   : ”Maaf, Pak. Jumlah pinjaman bapak terlalu besar. Bagaimana jika pihak bank                                         memberikan  pinjaman kepada bapak sebesar 100 jt.”
9.Pengusaha    : ”Apa tidak bisa lebih dari itu Pak ? Saya kan sudah lama menjadi nasabah di bank.
10.Pihak Bank : ”Baiklah untuk bapak saya berikan 130 jt. Bagaimana Pak? ”
11.Pengusaha  : ”Usahakan lebih. Saya membutuhkan itu untuk mengembangkan usaha saya. ”
12.Pihak Bank : ”Baiklah. Bank hanya mampu memberikan pinjaman sebesar 150 jt. ”
13.Pengusaha  : ”Baiklah. Akan saya ambil. Kalau bisa, uang dicairkan secepatnya.”
14.Pihak Bank : ”Kalau bapak setuju uang itu bisa dicairkan besok.”
15.Pengusaha  : ”Ya, lalu bagaimana selanjutnya? ”
16.Pihak Bank : ”Pihak bank akan memberikan pelayanan yg terbaik untuk bapak. ”
17.Pengusaha  : ”Baiklah kalau begitu terima kasih atas kerjasamanya, saya permisi dahulu Pak. ”
18.Pihak Bank : ”Sama-sama Pak. Selamat siang. ”
19.Pengusaha  : ”Selamat siang. ”
(keluar dari ruang kepala bagian kredit)


STRUKTUR TEKS NEGOSIASI
Orientasi
1.Pengusaha    : ”Selamat siang. ”
2.Pihak Bank   : ”Selamat siang. Ada yang bisa saya bantu? ”
3.Pengusaha    : ”Ya, saya ingin bertemu dengan kepala bagian kredit. ”

Pengajuan
5.Pengusaha    : ”Begini pak. Saya akan mengembangkan usaha saya, jadi saya akan mengajukan kredit.

Penawaran
Pengusaha    : ”Saya membutuhkan dana sebesar 200 jt. bisakah saya mendapatkan pinjaman itu?”
Pihak Bank   : ”Maaf, Pak. Jumlah pinjaman bapak terlalu besar. Bagaimana jika pihak bank  memberikan  pinjaman kepada bapak sebesar 100 jt.”
Pengusaha    : ”Apa tidak bisa lebih dari itu Pak ? Saya kan sudah lama menjadi nasabah di bank.
Pihak Bank : ”Baiklah untuk bapak saya berikan 130 jt. Bagaimana Pak? ”
Pengusaha  : ”Usahakan lebih. Saya membutuhkan itu untuk mengembangkan usaha saya. ”
Pihak Bank : ”Baiklah. Bank hanya mampu memberikan pinjaman sebesar 150 jt. ”

Persetujuan
Pengusaha  : ”Baiklah. Akan saya ambil. Kalau bisa, uang dicairkan secepatnya.”
Pihak Bank : ”Kalau bapak setuju uang itu bisa dicairkan besok.”

 Penutup
Pengusaha  : ”Baiklah kalau begitu terima kasih atas kerjasamanya, saya permisi dahulu Pak. ”
Pihak Bank : ”Sama-sama Pak. Selamat siang. ”
Pengusaha  : ”Selamat siang. ” (keluar dari ruang kepala bagian kredit)



40 comments:

  1. Eh jembut yang negosiasi makanan ada ga nyed

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Uy tanya dong min, maksud kerangka teks negosiasi kek mana? Apa sm kek struktur?

    ReplyDelete
  4. Hargai Yang Buat Weee,,,Udh Baik Dia Ngasih Tau Jawaban

    Terima Kasih Kak🙏🏻

    ReplyDelete
  5. Ini komennya pada ga tau diri anjing

    ReplyDelete
  6. Orang yang komen kek gitu kafir kalean otak pakek

    ReplyDelete

Copyright © 2014 Dunia Students